oleh

Kakanwil Argap Situngkir Pantau Ruang Kerja Pegawai Dorong Capaian Renaksi

Ternate – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara, Budi Argap Situngkir (BAS) melakukan pemantauan ruang kerja baru pegawai, sekaligus memastikan rencana aksi percepatan perjanjian kinerja berjalan optimal.

Argap menyampaikan bahwa sarpras gedung baru Kanwil Kemenkum Malut yang kini tersedia harus disambut dengan semangat dan budaya kerja baru para pegawai yang berorientasi pada optimalisasi capaian kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Rutan Kelas IIB Manna Perkuat Komitmen Zero Handphone dan Narkoba melalui Ikrar Bersama Kanwil Ditjenpas Bengkulu

“Mari kita jaga sarana dan prasarana gedung baru Kanwil Kemenkum Malut, dan menjadikan tempat kerja baru ini untuk lebih meningkatkan kinerja organisasi, dan pelayanan masyarakat yang lebih prima,” ungkap Argap, Rabu (1/4).

Dalam kesempatan tersebut Argap didampingi para pejabat manajerial turut memastikan bahwa rencana aksi B03 tahun 2026 di bidang pelayanan hukum, peraturan perundang-undangan dan pembinaan hukum, dan administrasi berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Perkuat Evaluasi Kinerja Pemasyarakatan Nasional, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Gelar Rapat Analisis dan Evaluasi yang Diikuti Seluruh Kantor Wilayah dan UPT Secara Virtual

“Pelaksanaan reformasi birokrasi perideo B03 Kanwil Kemenkum Malut telah mencapai 100% setelah diverifikasi oleh Setjen dan Inspektorat Jenderal. Kita harapkan agar rencana aksi Kanwil bidang lainnya berjalan optimal,” lanjut Argap.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, La Dariani mengatakan bahwa pegawai patut beradaptasi dengan masa transisi penggunaan gedung baru Kanwil Kemenkum Malut, termasuk dalam pemanfaatan sarpras.

Baca Juga  Lapas Perempuan Tangerang Terima Kunjungan Akademik dari Dosen Program Studi Teknik Pemasyarakatan

“Lebih penting dari itu, bagaimana budaya kerja baru kita lebih optimal dalam meningkatkan kinerja, dan masyarakat merasakan kemudahan dalam layanan publik yang kita berikan,” terangnya.

Pemantauan ruang kerja tersebut turut membahas nama ruangan yang berbasis pada kearifan lokal masyarakat Maluku Utara, khususnya sesuai kekayaan intelektual komunal yang telah terlindungi.

News Feed