Ternate — Menjelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) yang akan berlangsung pada 25–26 September 2026, jajaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah, Budi Argap Situngkir (BAS), Kamis (24/9/2026). Koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum serta Tim dari BPSDM Hukum, dengan agenda memastikan kesiapan pelaksanaan SKD agar berjalan tertib dan lancar.
Dalam koordinasi tersebut, jajaran BPSDM Hukum bersama Kanwil Kemenkum Malut membahas berbagai aspek persiapan pelaksanaan tes, termasuk kebutuhan dukungan teknis, administratif, serta koordinasi antarunsur yang terlibat dalam penyelenggaraan SKD.
Kakanwil Argap menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur perlu dipastikan sejak sebelum pelaksanaan tes. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi dapat berjalan sesuai jadwal dan ketentuan.
“Koordinasi dan kesiapan harus dipastikan sejak awal agar seluruh tahapan seleksi dapat berjalan dengan baik. Kami siap memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan Kanwil sehingga pelaksanaan SKD dapat berlangsung tertib dan lancar,” ujar Argap.
Dalam koordinasi tersebut, BPSDM Hukum bersama Kanwil Kemenkum Malut juga membahas berbagai kebutuhan persiapan menjelang pelaksanaan tes pada dua hari tersebut. Sinergi antarunit diperlukan untuk memastikan aspek teknis, administratif, serta dukungan pelaksanaan di lokasi dapat dipersiapkan secara optimal.
Pelaksanaan SKD Poltekpin menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon peserta didik sekolah kedinasan. Karena itu, kesiapan penyelenggara dan koordinasi lintas unit menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan seleksi yang tertib dan akuntabel.
Melalui koordinasi ini, Kanwil Kemenkum Malut bersama BPSDM Hukum memastikan dukungan terhadap persiapan pelaksanaan SKD pada 25 dan 26 September 2026, sehingga seluruh rangkaian tes dapat berlangsung sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.











