oleh

Belajar Berhitung dengan Media Sederhana, Warga Binaan Lapas Purwokerto Terus Asah Kemampuan Dasar dalam Program Calistung

PURWOKERTO – Proses belajar menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Melalui program Calistung, warga binaan terus diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dasar yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Hari ini, pembelajaran mulai berfokus pada kemampuan berhitung dengan menggunakan media yang lebih sederhana dan mudah dipahami oleh peserta.
Pembelajaran berhitung dilakukan secara bertahap dengan mengenalkan kembali konsep angka, jumlah, hingga perhitungan sederhana. Agar materi lebih mudah diterima, pendamping menggunakan media pembelajaran yang dapat membantu warga binaan melihat dan memahami proses perhitungan secara langsung. Cara tersebut membuat pembelajaran terasa lebih konkret, sehingga peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga dapat mengikuti dan mencoba sendiri setiap proses yang diberikan.

Baca Juga  Respons Cepat Aduan Warga, Wali Kota Serang Bantu Bedah Rumah Roboh Korban Bencana, Salurkan Bantuan Rp30 Juta

“Setiap warga binaan memiliki kemampuan dan proses belajar yang berbeda. Karena itu, pembinaan perlu dilakukan dengan metode yang sederhana, mudah dipahami, dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, warga binaan semakin percaya diri untuk belajar dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ujar Kalapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso.

Warga binaan diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai latihan berhitung secara mandiri. Ketika mengalami kesulitan dalam memahami materi, pendamping memberikan contoh kembali dengan cara yang lebih sederhana dan perlahan. Antusiasme warga binaan terlihat ketika mereka mulai mencoba menyelesaikan latihan yang diberikan. Ada yang masih membutuhkan pendampingan dalam memahami langkah perhitungan, namun ada pula yang mulai mampu menyelesaikan soal secara mandiri.
Proses sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran, karena setiap kemajuan yang dicapai menunjukkan adanya perkembangan kemampuan sekaligus membangun keberanian untuk terus mencoba. Kegiatan Calistung menjadi ruang bagi warga binaan untuk membangun kembali kepercayaan diri dalam proses belajar. Kemampuan berhitung yang dilatih juga memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari memahami jumlah, melakukan perhitungan sederhana, hingga membantu dalam berbagai aktivitas yang membutuhkan kemampuan dasar matematika.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Pangan, Warga Binaan Rutan Ternate Tanam Sayur-mayur

Melalui pelaksanaan Calistung yang dilakukan secara bertahap dan menggunakan metode yang mudah dipahami, Lapas Kelas IIA Purwokerto terus berupaya menghadirkan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan. Pembelajaran ini diharapkan tidak berhenti pada kemampuan akademis semata, tetapi juga menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, serta kesiapan warga binaan ketika nantinya kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat.

Baca Juga  Lanal Banten Berhasil Amankan Dua Truk Pengangkut Puluhan Unit Sepeda Motor Tanpa Dokumen Di Pelabuhan Merak

News Feed