oleh

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani Didoakan Jamaah Pengajian Ponpes ATH-Thohariyyah

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mendapat doa dari para jamaah pengajian Pondok Pesantren (Ponpes) ATH-Thohariyyah agar senantiasa istiqamah dalam menjalankan amanah dan memimpin Kabupaten Pandeglang. Doa tersebut disampaikan dalam kegiatan pengajian rutin yang digelar di Ponpes Salafy ATH-Thohariyyah, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Selasa (22/9/2026).

Pengasuh Ponpes Salafy ATH-Thohariyyah, Ustazah Umi Eha Shofa Julaeha, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pandeglang yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan pengajian rutin tersebut.

Menurutnya, keberadaan majelis pengajian, khususnya kaum ibu, memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pandeglang. Salah satunya melalui peran dalam membina keluarga serta memberikan pendidikan agama dan akhlak kepada anak-anak.

Baca Juga  Perkuat Solidaritas, Karutan Bangil Ambil Bagian di Turnamen Mini Soccer Antar Korwil se-Jawa Timur

“Keberadaan ibu-ibu majelis juga ikut andil dalam membangun pemerintah, salah satunya dengan membina keluarga masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah mendoakannya agar dapat menjalankan amanah dengan baik dalam memimpin Kabupaten Pandeglang.

Ia juga mengapresiasi peran pondok pesantren yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda melalui pendidikan agama.

Baca Juga  Energi Baru, Rutan Bangil Sambut 12 CPNS Baru dalam Apel Pagi Pegawai

“Terima kasih kepada jamaah pengajian atas doa yang dipanjatkan. Ibu-ibu juga ikut andil membangun Kabupaten Pandeglang, salah satunya dengan membangun akhlak anak-anak melalui pondok pesantren,” kata Bupati Dewi.

Menurutnya, pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan pendidikan yang mengajarkan Al-Qur’an, ilmu agama, akhlak, serta kejujuran.

“Ponpes tempat menimba ilmu, membaca Al-Qur’an dan memahami ilmu-ilmu agama. Pesantren juga membentuk akhlak dan kejujuran,” ungkapnya.

Baca Juga  Refleksi Bertema Petualang, Rutan Bangil Mantapkan Langkah Menuju Profesionalitas 2025

Bupati Dewi menambahkan, pembangunan akhlak memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki nilai-nilai keagamaan. Dikatakannya, Ia bersama Wakil Bupati Pandeglang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren yang terus berperan dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak.

“Saya bersama Wakil Bupati berterima kasih kepada pondok-pondok pesantren yang sudah menjalankan pembangunan akhlak dan memagari anak-anak kita dengan ilmu agama sehingga mereka memiliki benteng dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya.

News Feed