oleh

Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Dituntut 5 Bulan Penjara Kasus Pencabulan

PANDEGLANG – Kasus dugaan pencabulan dengan terdakwa anggota DPRD Pandeglang, Yangto, kembali bergulir di persidangan. Yangto kini dituntut 5 bulan penjara atas kasus yang menjeratnya.
Mengutip laman SIPP PN Pandeglang, Yangto dituntut selama 5 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Pandeglang. Ia diyakini melanggar Pasal 281 ayat 1 KUHP tentang Keasusialaan.

“Menyatakan bahwa terdakwa Yangto bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan sebagaimana diatur dalam pasal 281 ayat 1 KUHPidana,” kata JPU sebagaimana dikutip detikcom, Jumat (2/6/2023).

Baca Juga  Kodim 0602/Serang Terus Membantu Pemda di Bidang Pencegahan Percepatan dan Penanggulangan Stunting

Dalam laman tersebut, pembacaan tuntutan untuk Yangto telah disidangkan pada Selasa (30/5). Ia dituntut atas tindakan pencabulan terhadap seorang perempuan di Pandeglang.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Yangto selama lima bulan dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” tambah jaksa.

Jaksa juga memerintahkan terdakwa Yangto untuk memberikan uang restitusi kepada korban sebesar Rp 17.260.000,. Jika tidak diberikan maka akan diganti dengan masa penjara selama satu bulan.

Baca Juga  Sinergitas Antar Instansi, Kepala Rutan Bangil Jalin Silaturahmi ke Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan

“Membebankan kepada terdakwa Yangto untuk membayar ganti restitusi kepada saksi korban sebesar Rp 17.260.000, dengan ketentuan apabila biaya restitusi tidak dibayar maka akan diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Yangto didakwa melakukan pencabulan terhadap seorang perempuan di Pandeglang. Yangto disebut jaksa memaksa untuk melakukan perbuatan cabul.

Baca Juga  Jadi Agenda Rutin, Lapas Kelas I Tangerang Kontrol Lingkungan Hingga Area Blok Hunian WBP, Ini Tujuannya

News Feed