oleh

Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Ikuti Batch II Program Aku Bangkit Berdaya

Tangerang – Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian melalui Batch II Program Aku Bangkit Berdaya, hasil kolaborasi bersama Wendy Mikael Academy (WM Academy). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang ini diikuti oleh 31 orang warga binaan dengan penuh antusias dan semangat.

Program Aku Bangkit Berdaya merupakan inisiatif pemberdayaan yang diprakarsai oleh Wenddy Mikael Academy bekerja sama dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan Indonesia Financial Group (IFG). Program ini dirancang sebagai upaya untuk mendukung penguatan mental, peningkatan kesadaran diri, serta membangun kepercayaan diri warga binaan agar siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan.

Pada Batch II kali ini, tema pembelajaran yang diangkat adalah “Belajar Memahami dan Menerima Sebab Akibat dari Masalah yang Dimiliki.” Melalui tema tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa setiap peristiwa dalam kehidupan memiliki sebab dan akibat. Pemahaman ini menjadi langkah penting dalam proses refleksi diri, menerima masa lalu, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk menata masa depan.

Baca Juga  Langgar Aturan, 4 Napi Lapas Tobelo Dipindah Ke Lapas Labuha

Dalam sesi pembelajaran, warga binaan diberikan ruang untuk mengenali akar permasalahan yang pernah dihadapi, memahami konsekuensi dari setiap pilihan, serta belajar menerima keadaan dengan sikap yang lebih positif. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyentuh aspek emosional, peserta diajak untuk berdamai dengan masa lalu, membangun pola pikir yang sehat, dan menumbuhkan keyakinan untuk bangkit.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, turut mengapresiasi terselenggaranya program ini sebagai bagian dari pembinaan yang holistik. Program ini diharapkan dapat memberikan perubahan positif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran diri, kesehatan mental, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Seluruh peserta aktif mengikuti setiap sesi, berbagi pengalaman, dan menyerap nilai-nilai positif yang disampaikan. Melalui program ini, diharapkan warga binaan dapat semakin memahami diri, menerima perjalanan hidupnya, serta memiliki semangat baru untuk bangkit, berdaya, dan berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.

Baca Juga  Peresmian Monumen Geger Cilegon: Simbol Sejarah Kota dan Penguatan Nilai Sejarah

Tangerang – Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian melalui Batch II Program Aku Bangkit Berdaya, hasil kolaborasi bersama Wendy Mikael Academy (WM Academy). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang ini diikuti oleh 31 orang warga binaan dengan penuh antusias dan semangat.

Program Aku Bangkit Berdaya merupakan inisiatif pemberdayaan yang diprakarsai oleh Wenddy Mikael Academy bekerja sama dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan Indonesia Financial Group (IFG). Program ini dirancang sebagai upaya untuk mendukung penguatan mental, peningkatan kesadaran diri, serta membangun kepercayaan diri warga binaan agar siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan.

Pada Batch II kali ini, tema pembelajaran yang diangkat adalah “Belajar Memahami dan Menerima Sebab Akibat dari Masalah yang Dimiliki.” Melalui tema tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa setiap peristiwa dalam kehidupan memiliki sebab dan akibat. Pemahaman ini menjadi langkah penting dalam proses refleksi diri, menerima masa lalu, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk menata masa depan.

Baca Juga  Pastikan Pembangunan Sesuai Target, Rutan Surakarta Gelar Rapat Monev dan Konsultasi Teknis Bersama DPU Jateng

Dalam sesi pembelajaran, warga binaan diberikan ruang untuk mengenali akar permasalahan yang pernah dihadapi, memahami konsekuensi dari setiap pilihan, serta belajar menerima keadaan dengan sikap yang lebih positif. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyentuh aspek emosional, peserta diajak untuk berdamai dengan masa lalu, membangun pola pikir yang sehat, dan menumbuhkan keyakinan untuk bangkit.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, turut mengapresiasi terselenggaranya program ini sebagai bagian dari pembinaan yang holistik. Program ini diharapkan dapat memberikan perubahan positif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran diri, kesehatan mental, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Seluruh peserta aktif mengikuti setiap sesi, berbagi pengalaman, dan menyerap nilai-nilai positif yang disampaikan. Melalui program ini, diharapkan warga binaan dapat semakin memahami diri, menerima perjalanan hidupnya, serta memiliki semangat baru untuk bangkit, berdaya, dan berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.

News Feed