oleh

Walkot Bima Arya Imbau Seluruh ASN Gunakan Biskita Trans Pakuan Buy The Service

Bogor – Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor mengimbau seluruh Pegawai Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor untuk menggunakan program Biskita Trans Pakuan Buy The Service (BTS) sebagai alat transportasi utama saat berangkat ke kantor. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan Bisquita Transpacuan daripada mobil pribadi.

“Walaupun animo masyarakat cukup tinggi untuk naik Biskita, tetapi PR (pekerjaan rumah) kami ke depan adalah bagaimana caranya agar masyarakat pindah dari kendaraan pribadi ke Biskita ini. Salah satunya dengan mengimbau ASN agar naik Biskita untuk berkantor,” kata Bima, Selasa (30/11/2021) dilansir beritasatu.com.

Untuk mewujudkan itu semua, rencananya Bima juga akan berkantor menggunakan Biskita Trans Pakuan. Mengingat, 10 Biskita pada koridor 6 Parung Banteng-Air Mancur melintasi kawasan tempat tinggalnya.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Periksa 7 Tersangka Kasus Kericuhan Di Depan Gedung DPR/MPR RI Saat May Day

“Tidak masalah kami akan coba lakukan itu (mengimbau ASN naik Biskita). Saat launching juga saya sudah sampaikan, saya akan coba berkantor menggunakan Biskita ini,” ujarnya.

Bima juga akan mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Bogor agar berkantor menggunakan Biskita Trans Pakuan. Kendati demikian pihaknya mesti melihat dulu, instansi mana yang memang dilewati Biskita Trans Pakuan.

Baca Juga  Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025, Polda Banten Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Minimal kantor instansi pemerintah yang dilewati Biskita Trans Pakuan di koridor 5 dan koridor 6 ini pegawainya pulang pergi naik Biskita,” harapnya.

Sekadar diketahui, hingga saat ini sudah ada sekitar 21 Biskita Trans Pakuan yang sudah berobat di Kota Bogor.

Puluhan Biskita Trans Pakuan itu mengaspal di dua koridor di Kota Bogor, yakni koridor 5 rute Stasiun Bogor-Ciparigi dan koridor 6 Parung Banteng-Air Mancur.(*/cr2)

Baca Juga  Selamatkan Generasi Emas Indonesia: Pemerintah Harus Segera Menyelesaikan Krisis Akses Pendidikan Tinggi Akibat Tingginya UKT

News Feed