oleh

Sambut Peringatan Kemerdekaan RI, Kemensetneg Gelar Sosialisasi Teknis Implementasi Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar Sosialisasi Teknis Implementasi Logo dan Identitas Visual Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring melalui kanal YouTube resmi Kemensetneg RI, Kamis (9/7/2026).

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut setelah pemerintah menetapkan tema dan logo resmi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada tanggal 29 Juni 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman mengenai filosofi logo sekaligus memberikan pedoman teknis agar identitas visual peringatan kemerdekaan diterapkan secara konsisten oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, media, hingga masyarakat.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara sekaligus Sekretaris Panitia Pelaksana Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Setya Utama, mengatakan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan logo dan identitas visual nasional berjalan seragam di seluruh Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kita akan memahami makna identitas visual serta pedoman penggunaan logo HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai acuan penerapan yang konsisten oleh seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, media, dan masyarakat,” ujar Setya.

Baca Juga  Sekjen Kemhan Dipanggil Prabowo Subianto: Akan Diberikan Tugas Sesuai Bidang Saya

Ia menjelaskan, logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI merupakan hasil jajak pendapat publik yang melibatkan partisipasi masyarakat. Logo karya Fajar Novario, desainer asal Padang, tersebut ditetapkan sebagai identitas resmi setelah memperoleh suara terbanyak, yakni 44,73 persen berhasil terpilih setelah melewati proses sayembara dan kurasi yang ketat. Identitas visual tersebut sebelumnya telah diluncurkan secara resmi pada 29 Juni oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya , Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro, bersama Deputi I Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Fahd Pahdepie.

Menurut Setya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap proses pemilihan logo menjadi modal positif dalam menyambut peringatan kemerdekaan.

“Melalui sosialisasi ini, kita ingin menjelaskan filosofi logo sehingga masyarakat memahami makna yang terkandung di dalamnya,” imbuhnya.

Setya juga menyampaikan arahan Presiden agar peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dilaksanakan secara semarak, penuh sukacita, namun tetap sederhana dan tidak berlebihan. Karena itu, imbuhnya seluruh instansi pemerintah dan masyarakat diharapkan segera memasang atribut peringatan kemerdekaan di berbagai ruang publik maupun ruang digital.

Baca Juga  Mentan Bakal Wajibkan Industri Serap Susu dari Peternak Lokal

“Bapak Presiden meminta agar pemasangan atribut-atribut kemerdekaan, termasuk tema dan logo, dapat dimulai dari sekarang. Harapannya, pada 17 Juli 2026 atribut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sudah terlihat secara masif di berbagai tempat, media, dan kanal digital di seluruh Indonesia,” kata Setya.

Ia menambahkan, pedoman penggunaan logo beserta seluruh materi turunannya telah tersedia dan dapat diakses melalui portal resmi logohutri.istanapresiden.go.id, sehingga seluruh instansi dan masyarakat dapat mengunduh logo resmi, filosofi, serta panduan implementasi identitas visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Fajar Novario selaku perancang identitas visual memaparkan secara komprehensif mengenai filosofi dan panduan teknis penggunaan logo. Ia menjelaskan bahwa identitas visual HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dibangun atas dasar refleksi keberagaman latar belakang masyarakat Indonesia, dengan mengambil pola kesamaan budaya yang dijahit menjadi kesatuan visual.

Secara filosofis, logo angka 81 yang saling menyilang tersebut merepresentasikan tiga pilar makna utama, yaitu kolektif dan gotong royong antar-lapisan, sinergi dan koneksi membangun negeri, serta keberlanjutan proses bertumbuh dengan satu tujuan yang sama.

Baca Juga  Puluhan Napi Lapas Kelas I Palembang Antusias Membaca Buku Bacaan di Perpustakaan Lapas

“Latar belakangnya sendiri, identitas visual ini dibangun atas keberagaman dari latar belakang masyarakat Indonesia yang sangat beragam. Kami mencoba mengambil perspektif dari konteks para pendiri bangsa dalam merumuskan persatuan ketika merumuskan Pancasila. Kami mengambil konsep dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, jadi mengambil pola-pola kesamaan budaya Indonesia yang kemudian dijahitkan menjadi logo 81,” terang Fajar Novario.

Fajar menjelaskan bahwa identitas visual tersebut dirancang secara fleksibel agar dapat diterapkan pada berbagai media komunikasi tanpa kehilangan makna. Melalui pedoman yang disusun, seluruh pengguna diharapkan mampu mengembangkan berbagai materi publikasi secara konsisten, mulai dari umbul-umbul, spanduk, baliho, videotron, media sosial, hingga berbagai media komunikasi visual lainnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap implementasi logo dan identitas visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dapat berlangsung secara seragam di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kolaborasi dalam menyambut Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” (NVT/FID – Humas Kemensetneg)

News Feed