oleh

Rutan Surakarta Berdayaan Warga Binaan Melalui Program PKM Mahasiswa UNS

Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan memfasilitasi penelitian dari tim Program Studi D3 Agribisnis Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (25/07). Penelitian yang dilaksanakan melalui Program Kegiatan Mahasiswa (PKM) ini mengusung tema “Pemberdayaan Hijau Rumah Tahanan Surakarta: Olah Limbah menjadi Nutrisi Organik Hidroponik sebagai Penguatan Keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan”.

Baca Juga  Gubernur Banten Andra Soni Targetkan Ruang Bersama Indonesia di Tiap Kecamatan, Desa dan Kelurahan

Sebanyak 15 warga binaan terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari empat mahasiswa dan satu dosen pembimbing. Melalui program ini, para WBP dilatih untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk cair yang digunakan untuk sistem budidaya hidroponik. Selain bertujuan mengurangi limbah, kegiatan ini juga membuka peluang keterampilan baru yang bermanfaat bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat.

Baca Juga  Kanwil Kemenkum Malut Harmonisasi Lima Produk Hukum Kota Ternate, Dorong Regulasi Berkualitas

Proses pelaksanaan penelitian dilaksanakan di ruang Bimbingan Kegiatan dan kedepannya di area kebun hidroponik Rutan Surakarta yang memang sudah ada sebelumnya sebagai sarana pembinaan kemandirian. Tim mahasiswa bersama warga binaan tampak antusias mempraktikkan proses pengolahan limbah dan perawatan tanaman hidroponik. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktik pertanian perkotaan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Berikan Fasilitas Pelayanan, Rutan Bangil Kanwil Kemenkumham Jatim Sediakan Ruangan Yankomas untuk Bapas Malang

Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan UNS menjadikan Rutan Surakarta sebagai mitra penelitian. “Kami sangat mendukung kegiatan positif ini. Program pemberdayaan hijau seperti ini selaras dengan upaya kami membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang dapat diterapkan di luar nanti. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga binaan,” ujar Bhanad.

News Feed