oleh

Polres Serang Kembali Menggelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Di Mapolsek Kopo

Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, Polres Serang kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mapolsek Kopo, Jumat (29/8/2025).

Seperti kegiatan sebelumnya, kegiatan GPM bekerjasama dengan Bulog Sub Divre Serang ini dilaksanakan di halaman Mapolsek Kopo, dengan dihadiri Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto, Kapolsek Kopo Iptu Aripin Simbolon serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Atlit BIN Juara Sea Games 2023: Odekta Hatrick Menjadi Ratu Lari Indonesia Di Ajang Dunia

Dalam kegiatan pangan murah, disiapkan beras SPHP (Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan) kemasan 5 kg sebanyak 3 ton. Untuk beras SPHP kemasan 5 kg dijual seharga Rp56 ribu.

Tingginya animo masyarakat, pembelian beras dibatasi, satu keluarga hanya bisa beli 2 kantong beras dengan bonus 1 liter minyak goreng.

“Tujuan diadakannya Bazar Pangan Murah oleh Polres Serang ini untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras dan minyak goreng di pasaran,” ungkap Kapolres.

Baca Juga  Maksimalkan Ketahanan Pangan Dan Lestarikan Nusakambangan, Kalapas Pasir Putih Agendakan Penanaman Tanaman Bermanfaat

Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan. Gerakan pangan murah ini juga sekaligus menjadi bentuk konkret keterlibatan institusi Polri dalam penguatan ketahanan pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya wujud komitmen Polres Serang menjalankan program pemerintah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Baca Juga  Muzani: Pak Prabowo Punya Hubungan Dekat dengan Keluarga Habib Ali

Kapolres berharap dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata dan sedikit meringankan beban masyarakat,” ungkap Kapolres.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini berhasil menyalurkan 600 kantong beras SPHP kemasan 5 kg atau 3 ton kepada masyarakat dengan harga jauh di bawah pasaran.

News Feed