SERANG, 05 Juni 2026 – Momentum pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, serta pengangkatan CPNS menjadi PNS yang digelar di Lapangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Jum’at (05/06/2026) menjadi penegasan komitmen organisasi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemasyarakatan yang profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Muhammad Ali Syeh Banna menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
“Jabatan yang diemban hari ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kinerja terbaik dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ia menjelaskan, rotasi dan mutasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari strategi organisasi untuk mendukung pengembangan karier pegawai, penyegaran organisasi, serta pemenuhan kebutuhan kelembagaan. Oleh karena itu, para pejabat yang dilantik diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi nyata di tempat tugas yang baru.
Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada para CPNS yang resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil. Mereka diharapkan menjadi energi baru yang mampu mendorong perubahan positif di lingkungan pemasyarakatan.
“Saudara-saudari harus menjadi motor penggerak organisasi dan agen perubahan yang membawa semangat baru dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Kakanwil mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Sumpah yang telah diucapkan, menurutnya, harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian.
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas aparatur pemasyarakatan, sekaligus memastikan hadirnya sumber daya manusia yang siap mendukung transformasi Pemasyarakatan yang semakin pasti, bermanfaat, dan berdampak bagi masyarakat.











