oleh

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Purwokerto Ikuti Forum Konsultasi Publik UPTD BLK Banyumas

Pada Kamis, 13 Agustus 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto mengikuti Forum Konsultasi Publik UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hastina Graha Dinnakerin Kabupaten Banyumas tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan menjadi wadah koordinasi antara UPTD BLK dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta pelaksanaan pelatihan kerja.

Lapas Kelas IIA Purwokerto dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kasi Kegiatan Kerja. Forum ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dengan UPTD BLK, khususnya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan. Dalam forum disampaikan sejumlah standar pelayanan, meliputi peminjaman sarana dan prasarana pelatihan, peminjaman atau penggunaan instruktur, peminjaman peralatan pelatihan, serta pelayanan pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Baca Juga  CPNS Ikuti Orientasi dengan Kunjungan ke Setiap Ruangan untuk Kenali Tugas dan Fungsi Tiap Bidang

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa sinergi dengan UPTD BLK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan. “Kami menyambut baik adanya Forum Konsultasi Publik ini karena menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan membuka peluang kerja sama dalam peningkatan keterampilan warga binaan. Dengan keterampilan yang memadai, kami berharap warga binaan memiliki bekal yang lebih baik untuk kembali ke masyarakat secara mandiri dan produktif,” ungkap Aliandra Harahap.

Baca Juga  Tingkatkan Kinerja dan Sinergi, Kanwil Ditjenpas Papua Gelar Rapat Internal

Melalui keikutsertaan dalam Forum Konsultasi Publik tersebut, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan instansi terkait guna mendukung peningkatan kompetensi warga binaan. Sinergi dengan UPTD BLK diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang produktif setelah kembali ke masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga  DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed