Tangerang, 09 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia aparatur, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten bekerja sama dengan STIH Litigasi menyelenggarakan kegiatan Penguatan CPNS yang dipusatkan di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di lingkungan Ditjenpas Banten wilayah Tangerang Raya secara langsung, serta diikuti oleh CPNS wilayah Serang Raya secara virtual melalui Zoom Meeting.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili, yang menekankan pentingnya pembinaan karakter, disiplin, dan integritas bagi para CPNS sebagai generasi penerus pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan penguatan CPNS tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kakanwil atas kepercayaan yang diberikan kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para CPNS dalam menjalankan tugas dan pengabdian di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Salis.
Sementara itu, dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Lili, memberikan apresiasi kepada STIH Litigasi atas dukungan dalam pengembangan kompetensi CPNS. Ia menegaskan bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan aparatur yang memiliki pola pikir kritis, profesional, dan berintegritas.
“Pemasyarakatan semakin kompleks, sehingga diperlukan pemikiran yang kritis. Jaga loyalitas, disiplin, dan integritas dalam bekerja. Jangan mencoreng nama baik instansi. Kalau belum bisa menyumbang prestasi, jangan membuat hal-hal yang merugikan institusi. Semoga kerja sama Ditjenpas Banten dan STIH Litigasi semakin baik sehingga mampu mencetak SDM yang unggul,” tegas Lili di hadapan para CPNS.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari STIH Litigasi mengenai program penerimaan mahasiswa baru. Materi yang disampaikan meliputi sistem perkuliahan, biaya pendidikan, jumlah SKS, hingga mata kuliah yang akan ditempuh oleh mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para CPNS tidak hanya memahami nilai-nilai dasar ASN dan pemasyarakatan, tetapi juga terdorong untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan profesional guna mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang semakin maju dan berdaya saing.











