Pasuruan – Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bangil melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanaman sayuran hidroponik sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dengan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan rutan agar tetap produktif dan bernilai guna, Kamis (16/04).
Berbagai jenis sayuran seperti selada, kangkung, dan sawi dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik yang efisien serta ramah lingkungan. Metode ini dipilih karena mampu menghasilkan tanaman yang lebih bersih, sehat, dan memiliki tingkat pertumbuhan yang optimal meskipun dalam keterbatasan lahan.
Dalam pelaksanaannya, para pegawai terlibat langsung dalam setiap tahapan perawatan, mulai dari penyemaian bibit, pemberian nutrisi, pengecekan instalasi, hingga pengawasan pertumbuhan tanaman. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap ketersediaan pangan sekaligus upaya menciptakan lingkungan rutan yang hijau dan asri.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan nilai edukatif dan produktif, baik bagi pegawai maupun warga binaan. Dengan adanya pengelolaan hidroponik yang berkelanjutan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemandirian serta meningkatkan keterampilan di bidang pertanian modern.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dan kerja sama seluruh jajaran dalam merawat tanaman agar hasilnya optimal serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan rutan dan masyarakat luas.











