oleh

Panen 54 Kilogram Caisim, Lapas Purwokerto Dukung Ketahanan Pangan melalui Program Pembinaan Kemandirian

Purwokerto, 28 Agustus 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan panen tanaman caisim di area Branggang Selatan, Jumat (28/8). Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bidang pertanian yang melibatkan warga binaan dalam proses budidaya tanaman secara produktif.

Dari kegiatan panen tersebut, berhasil diperoleh hasil caisim sebanyak 54 kilogram. Tanaman tersebut merupakan hasil budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemanenan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi warga binaan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian sebagai bekal untuk dapat diterapkan secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Baca Juga  Pala Ternate Masuk Pemeriksaan Substantif, Dukung Ternate sebagai Kota Rempah

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut tidak hanya menjadi capaian dalam program pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan Lapas. “Hasil panen caisim sebanyak 54 kilogram ini selanjutnya kami setorkan ke dapur Lapas untuk dimanfaatkan sebagai Bahan Makanan (Bama) bagi warga binaan. Ini merupakan bentuk optimalisasi hasil pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Lapas,” ujar Winarso.

Baca Juga  Ujian Evaluasi Ilmu Fiqih Digelar di Rutan Surakarta, Perkuat Pembinaan Keagamaan Santri Pesantren Sareh Semeleh

Lebih lanjut, Winarso menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan program pembinaan kemandirian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal. “Kami berharap kegiatan pertanian seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ganda, baik dalam meningkatkan keterampilan warga binaan maupun mendukung kebutuhan pangan Lapas. Pembinaan yang produktif menjadi salah satu upaya kami untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” pungkasnya. Kegiatan panen berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga  Kompak! Napi dan Petugas Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Shalat Jumat Berjamaah

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed