oleh

Lapas Purwokerto Panen 64 Kilogram Caisim, Hasilnya Disetorkan untuk Bahan Makanan Warga Binaan

Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Pada Sabtu (22/8), Lapas Purwokerto melaksanakan panen tanaman caisim di area Branggang Selatan dengan melibatkan warga binaan, petugas Lapas, serta rekan-rekan peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 hingga 10.30 WIB tersebut menghasilkan 64 kilogram caisim. Panen ini merupakan hasil dari proses budidaya dan perawatan tanaman yang dilakukan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian, sekaligus menjadi sarana praktik untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

Baca Juga  Bupati Serang Teken MoU dengan Situbondo Hidupkan Koridor Anyer-Panarukan Optimalisasi PAD

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu upaya Lapas dalam memberikan keterampilan yang bermanfaat kepada warga binaan. “Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain memberikan keterampilan di bidang pertanian kepada warga binaan, hasilnya juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam Lapas,” ujar Winarso.

Baca Juga  Disnakertrans Kota Serang dan KSPI, siap Rayakan Hari Buruh Dunia

Seluruh hasil panen caisim sebanyak 64 kilogram kemudian disetorkan ke dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan (Bama) bagi warga binaan. Pemanfaatan hasil panen tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan Lapas secara produktif dan berkelanjutan.

(Humas Lapas Purwokerto)

Baca Juga  Kemenkumham Malut Dukung Pelaksanaan Audit Transisi melalui Kick Off Meeting

News Feed