oleh

Lapas Purwokerto Kirim 2.964 Sapu Lakop Hasil Karya Warga Binaan ke CV Hamaki Group Cilacap

Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto terus menunjukkan produktivitas dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian warga binaan. Pada Sabtu (22/8), Lapas Purwokerto melaksanakan pengiriman sebanyak 2.964 sapu lakop hasil produksi warga binaan kepada CV Hamaki Group Cilacap.

Kegiatan pengiriman dilaksanakan mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, dengan proses pengecekan, penataan, hingga pemuatan produk sebelum dikirim dari Lapas Kelas IIA Purwokerto menuju CV Hamaki Group Cilacap. Produksi sapu lakop menjadi salah satu kegiatan kerja yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus meningkatkan produktivitas selama menjalani masa pembinaan.

Baca Juga  Cengkeh Manohara Sampai Kenari Purba Taliabu Dilirik Jadi Indikasi Geografis

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso, menyampaikan bahwa pengiriman tersebut menjadi bukti keberlanjutan program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas. “Pengiriman 2.964 sapu lakop ini menunjukkan bahwa hasil karya warga binaan memiliki nilai ekonomi dan mendapatkan kepercayaan dari mitra. Kami terus mendorong warga binaan agar produktif dan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Winarso.

Baca Juga  BHP Makassar dan Kemenkum Malut Gelar Pengambilan Sumpah Wali Anak di Bawah Umur

Pengiriman produk dalam jumlah besar tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Purwokerto dalam memperluas pemasaran hasil karya warga binaan melalui kerja sama dengan mitra usaha. Diharapkan, keberlanjutan produksi dan pemasaran sapu lakop dapat semakin meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kemandirian warga binaan sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Purwokerto.

Baca Juga  Indeks Reformasi Hukum Cermin Kualitas Regulasi Berdampak bagi Masyarakat

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed