Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tangerang kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan Konseling Islam bersama mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia yang dilaksanakan di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Rabu (20/05). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan spiritual dalam mendukung proses pembentukan karakter serta penguatan mental dan keagamaan warga binaan pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia bersama warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan mendapatkan ruang pembelajaran dan penguatan nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam menjalani masa pembinaan serta mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Panelista Swary Araya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam proses pembentukan kepribadian warga binaan. Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga pada pembangunan karakter, kesadaran diri, serta penguatan nilai keagamaan sebagai fondasi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Lapas juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia yang telah berpartisipasi dan berbagi ilmu, motivasi, serta energi positif kepada warga binaan. Kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan program pembinaan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan konseling Islam ini turut mendapat dukungan penuh dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, yang hadir didampingi Kasubsi Bimaswat Wieki Yanmaharani bersama Bunda Ema. Kehadiran jajaran pembinaan tersebut menjadi bentuk komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dalam menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek mental, spiritual, dan sosial warga binaan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sesi konseling dan pembinaan rohani secara interaktif. Berbagai materi disampaikan terkait penguatan iman, refleksi diri, nilai-nilai kehidupan, serta pentingnya membangun pola pikir positif sebagai bagian dari proses perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi dan interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung. Warga binaan juga diberikan ruang untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pandangan, serta memperoleh motivasi yang diharapkan dapat menjadi penguat dalam menjalani masa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keterampilan, tetapi juga penguatan mental dan spiritual. Diharapkan, kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan sehingga mampu menumbuhkan kesadaran diri, ketenangan batin, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.










