oleh

Hasto Sudah Gunakan Rompi Oranye Khas Tahanan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto sempat melempar senyum ke arah awak media usai dilakukan sesi foto di ruang konferensi pers, Gedung Merah Putih KPK, Kamis 20 Februari 2025.

Sebelumnya, Hasto menjalani pemeriksaan terhadap dugaan suap pada proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan. Hasto lalu keluar dari ruang pemeriksaan dengan rompi oranye khas tahanan KPK. Kedua tangan dia diborgol oleh penyidik. Penahanan Hato akan diumumkan, segera.

Baca Juga  InJourney Aviation Services (IAS) Turut Sukseskan Ajang Aquabike World Championship 2025: Layanan Kelas Dunia, SDM Lokal Mendunia

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya dana Rp400 juta untuk menyuap Wahyu Setiawan dari Hasto. Duit itu diserahkan melalui staf Hasto, Kusnadi.

“Kusnadi menitipkan uang yang dibungkus amplop warna cokelat, yang dimasukkan di dalam tas ransel berwarna hitam,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kabiro Hukum KPK Iskandar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca Juga  Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba

Iskandar mengatakan, uang dari Hasto disebut sebagai operasional pengurusan proses PAW anggota DPR untuk Harun Masiku. Buronan paling dicari itu menyiapkan Rp600 juta untuk menyuap Wahyu.

“Dan (Kusnadi) mengatakan ‘Mas, ini ada perintah Pak Sekjen (Hasto) untuk menyerahkan uang operasional Rp400 juta ke Pak Saeful, yang Rp600 juta Harun’,” ucap Iskandar.

Baca Juga  Obituari: Sutransyah Inginkan Wartawan Kalimantan Profesional untuk Meliput di IKN

Uang itu diserahkan di Ruang Rapat Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Dana dari Hasto itu diterima oleh Advokat Donny Tri Istiqomah yang juga mengurusi suap proses PAW Harun ini.

News Feed