oleh

Hasil Sulam Pita Diolah Menjadi Pouch dan Diserahkan Kembali ke SMKN 3 Tangerang

Pelaksanaan BERBI KREATIF di SMKN 3 Tangerang menghadirkan sesi pelatihan sulam pita menggunakan media kain jeans yang dikerjakan langsung oleh para siswa dengan bimbingan instruktur warga binaan. Seusai pelatihan, seluruh kain jeans yang telah disulam dikumpulkan dan dibawa kembali ke Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang untuk ditindaklanjuti melalui proses pembinaan kemandirian.

Baca Juga  Kalapas Purwokerto, Berikan Remisi Khusus bagi Narapidana Lansia di Atas 70 Tahun dalam Rangka Hari Lanjut Usia Nasional 2025

Di dalam lapas, hasil sulaman para siswa tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk bernilai guna. Warga binaan yang memiliki keterampilan menjahit mengolah kain sulam pita tersebut menjadi pouch yang rapi dan fungsional. Proses ini tidak hanya menambah nilai estetika karya awal, tetapi juga menciptakan kolaborasi yang saling melengkapi antara kreativitas siswa dan kemampuan teknis warga binaan.

Baca Juga  Tara No Ate Digadang Jadi Pusat Perbelanjaan Berbasis Kekayaan Intelektual

Beberapa hari setelahnya, pouch hasil olahan warga binaan diserahkan kembali kepada pihak SMKN 3 Tangerang. Penyerahan ini mendapat apresiasi karena para siswa menerima kembali karya mereka dalam bentuk yang lebih sempurna dan dapat digunakan. Momen tersebut menjadi wujud nyata bahwa pelatihan sederhana dapat berkembang menjadi produk bermanfaat, sekaligus memperkuat hubungan baik antara lembaga pendidikan dan Lapas Perempuan Tangerang.

Baca Juga  Rutan Kelas I Surakarta Tampilkan Hasil Karya Warga Binaan di Karanganyar Expo 2025

News Feed