Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menerima kunjungan siswa-siswi dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa (28/07/2026). Kunjungan kali ini diikuti oleh 206 peserta, yang terdiri atas 35 siswa SMP Islam Arrayaahiin, 104 siswa SMK Negeri 26 Jakarta, dan 67 peserta dari Komunitas Jakarta Mendunia.
Melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” yang diawali di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, Jakarta, para peserta diperkenalkan lebih dekat dengan lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta serta belajar secara langsung mengenai sejarah, fungsi, dan peran Istana Kepresidenan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.
Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg, Faisal Fahmi, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar terus bersemangat dalam mengejar cita-cita.
“Jadikan kunjungan hari ini sebagai motivasi, inspirasi, dan penyemangat bagi kalian untuk memiliki mimpi yang setinggi-tingginya. Bermimpilah setinggi langit. Kalaupun belum sampai ke langit, setidaknya kalian akan jatuh di antara bintang-bintang,” ujar Faisal.
Sebelum berkeliling di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pemaparan dari Pranata Humas Ahli Pertama, Dimas Agung Fatahillah, mengenai sejarah, fungsi, dan peran Istana Kepresidenan Jakarta sebagai salah satu simbol serta pusat penyelenggaraan kegiatan kenegaraan.
“Saya berharap kunjungan kali ini dapat menjadi inspirasi dan sumber pengetahuan bagi teman-teman semua. Nanti setelah pulang, jangan lupa ceritakan pengalaman dan hal-hal yang kalian dapatkan di sini kepada teman-teman yang belum sempat berkunjung, baik melalui media sosial maupun secara langsung. Sampaikan juga kepada keluarga agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui apa saja yang dilakukan pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta,” ujar Dimas.
Kunjungan ke Istana Kepresidenan Jakarta disambut antusias oleh para peserta. Selama kegiatan, mereka berkesempatan melihat bagian di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dan menambah wawasan mengenai sejarah dan fungsi istana sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan.
Salah seorang peserta, Rara, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Hari ini kami mendapat kesempatan untuk mengunjungi Istana Negara dan Istana Merdeka. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk melihat langsung Istana Kepresidenan, mengenal sejarahnya, serta mempelajari tempat tempat yang merupakan bagian bersejarah yang ada di dalamnya,” ujar Rara.
Hal senada disampaikan peserta lainnya, Izzati Hanifa, mengaku antusias dapat mengikuti program tersebut. Menurutnya, kunjungan ke Istana Kepresidenan Jakarta memberikan pengalaman baru sekaligus wawasan yang sebelumnya belum pernah diperoleh.
“Kegiatannya seru banget karena kami belum pernah mendapat kesempatan seperti ini. Di sini kami jadi tahu bahwa Istana bukan hanya tempat pelantikan, tetapi juga memiliki berbagai fungsi penting. Semoga program ini terus dilanjutkan dan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan seperti yang kami rasakan hari ini,” ujar Izzati.
Melalui program ini, diharapkan menjadi sarana edukasi yang interaktif sehingga para peserta dapat mengenal lebih dekat lembaga kepresidenan dan dapat menumbuhkan semangat belajar serta memotivasi para peserta untuk terus mengembangkan diriĀ (ART/KHA – Humas Kemensetneg)







