oleh

WhatsApp Mulai Uji Coba Fitur Scam Alert Ke Pengguna Beta

Beberapa waktu lalu Meta mengumumkan pengembangan fitur keamanan baru “Scam Alert” di WhatsApp guna melindungi pengguna dari potensi penipuan di platform mereka. Kini, melansir dari WABetaInfo, fitur tersebut terpantau sudah mulai diuji coba ke pengguna Beta. Ini menjadi tanda bahwa peluncuran untuk pengguna umum kemungkinan sudah semakin dekat.

Scam Alert sendiri dirancang untuk mengenali pesan mencurigakan yang datang dari nomor tidak dikenal. Jika sebuah pesan dianggap berpotensi sebagai penipuan, WhatsApp akan memberikan peringatan kepada penerima. Menariknya, pengirim pesan scam tidak akan mengetahui bahwa pesan mereka sedang diperiksa oleh fitur tersebut.

Baca Juga  WhatsApp Hadirkan Message Translation, Bisa Terjemahkan Chat Lebih Cepat

Setelah mendapatkan peringatan, pengguna bisa memilih untuk menandai pengirim sebagai kontak terpercaya atau tidak. Jika merasa pesan tersebut mencurigakan, pengguna juga dapat langsung memblokir dan melaporkan pengirim. Pengguna juga punya opsi untuk membagikan lima pesan terakhir dari percakapan ke WhatsApp jika pengguna memilih mempercayai chat tersebut, agar fitur itu lebih akurat.

Baca Juga  WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur “Username” Untuk Login

Fitur Scam Alert ini bersifat opsional sehingga pengguna perlu mengaktifkannya secara manual. Pengaturannya dapat ditemukan melalui menu Settings > Account di WhatsApp versi Android. Untuk saat ini, Scam Alert terpantau tersedia pada WhatsApp Beta versi 2.26.34.1.

Menurut Meta, sistem tersebut memanfaatkan model machine learning yang berjalan langsung di perangkat. Artinya, isi pesan tidak perlu dikirim ke server untuk menentukan apakah sebuah pesan berpotensi sebagai penipuan.

Baca Juga  Instagram Reels Kini Bisa Di-Pause dengan Sekali Tap!

Belum ada informasi pasti kapan Scam Alert akan tersedia untuk seluruh pengguna WhatsApp. Namun, setelah mulai diuji kepada pengguna Beta, fitur ini kemungkinan sedang dipersiapkan untuk tahap peluncuran yang lebih luas ke pengguna umum. Kalau nanti sudah tersedia, fitur ini tentu bisa menjadi lapisan perlindungan tambahan dari pesan penipuan yang semakin marak terjadi.

News Feed