oleh

Tingkatkan Kompetensi Kehumasan, Lapas Purwokerto Ikuti Asistensi Kehumasan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah

Semarang – Lapas Kelas IIA Purwokerto mengikuti kegiatan Asistensi Kehumasan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah pada Rabu, 8 Juli 2026 di Aula Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan sekaligus memperkuat pengelolaan komunikasi publik di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, dilanjutkan dengan penguatan kehumasan yang disampaikan oleh Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan. Seluruh peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya peran kehumasan dalam membangun citra positif organisasi melalui penyampaian informasi yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Audiensi di Cikande, Bupati Serang Ratu Zakiyah Tampung Aspirasi Usulan Kenaikan Upah Buruh

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi asistensi yang membahas teknik penulisan rilis berita, pengelolaan media sosial, serta fotografi dan videografi sebagai bagian dari strategi komunikasi publik. Pada sesi praktik, peserta dibagi dalam kelompok kerja untuk menyusun dan mempresentasikan hasil praktik kehumasan sebagai bentuk implementasi materi yang telah diperoleh.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Penguatan kompetensi kehumasan diharapkan mampu menghasilkan konten yang informatif, edukatif, serta mencerminkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional.

Baca Juga  Meriahkan Pemilu 2024, Lapas kelas IIA Serang Gelar Pesta Demokrasi  Bagi Warga Binaa

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kehumasan memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemasyarakatan.

“Kehumasan merupakan wajah institusi. Melalui publikasi yang berkualitas, akurat, dan edukatif, masyarakat dapat mengetahui berbagai program pembinaan serta kinerja pemasyarakatan secara utuh. Kami akan terus meningkatkan kompetensi petugas humas agar mampu menyampaikan informasi yang profesional, transparan, dan membangun kepercayaan publik,” ujar Kalapas.

Baca Juga  Pelindungan Kekayaan Intelektual Komunal Warisan Budaya Tak Benda di Malut

News Feed