oleh

Terdakwa Kasus Dugaan Sumpah Palsu Menyampaikan Permohonan Maaf Di Persidangan

Sidang kasus dugaan sumpah palsu dengan terdakwa Ike Farida kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (28/10).

Pada sidang kali ini, terdakwa menyampaikan permohonan maaf kepada Direktur PT EPH, Ridwan, yang dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Saya mohon maaf kepada Bapak selaku orang yang lebih tua dari saya. Saya tidak pernah memiliki maksud jahat kepada Bapak,” kata Ike Farida saat menanggapi kesaksian Ridwan.

Baca Juga  Polres Langkat Mengamankan Kakek Melakukan Persetubuhan Terhadap Anak Di Bawah Umur

Ike juga mengaku tidak pernah meminta uang sebesar Rp 50 miliar terkait perkara ini.

“Demi Allah saya tidak pernah meminta uang Rp 50 miliar. Saya khawatir orang-orang di sekeliling Bapak punya niat buruk atau tidak suka kalau Bapak dekat saya, bisa bicara baik-baik. Bapak orang baik, saya pun bukan orang jahat. Di sini saya harus mempertahankan diri saya,” ujar dia.

Baca Juga  Kejagung Resmi Tahan Mantan Kajari Enrekang Inisial P Terkait Dugaan Penerimaan Uang Perkara BAZNAS

Setelahnya, Hakim bertanya kepada saksi soal kemungkinan menyelesaikan perkara ini secara baik-baik.

“Apakah saksi memiliki pemikiran untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara baik-baik?” tanya Hakim.

“Sejak dulu kami sebenarnya menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik pak. Tetapi justru Ibu Ike yang selama ini terus-menerus menyerang kami. Dari sekian banyak konsumen, hanya Ibu Ike yang seperti ini. Konsumen lain tidak ada yang seperti Ibu Ike,” jawab Ridwan.

Baca Juga  Pengusaha Djoko Soegiarto Tjandra Melakukan Pertemuan Dan Memberikan Suap Kepada Harun Masiku Di Kuala Lumpur Malaysia

News Feed