Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara turut memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (POLTEKPIN) Tahun 2026 pada titik lokasi Provinsi Maluku Utara di UPT BKN Ternate, Sabtu (26/9). Pelaksanaan seleksi dimulai pukul 07.00 WIT dan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN.
SKD POLTEKPIN Tahun 2026 pada titik lokasi Provinsi Maluku Utara–Kota Ternate dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah keseluruhan sebanyak 15 peserta. Pada pelaksanaan hari kedua, sebanyak 2 peserta mengikuti tahapan SKD dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.
Sebelum ujian dimulai, dilaksanakan proses registrasi berkas oleh Tim Panitia BKN yang disaksikan oleh perwakilan peserta, panitia pusat, serta panitia Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara. Tahapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan SKD bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Rian Arfin, dan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Mia Kusuma. Pelaksanaan seleksi juga turut dipantau oleh perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku Utara.
Dalam peninjauannya, Kakanwil Argap memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi integritas, percaya pada kemampuan diri, serta mematuhi seluruh tata tertib dan ketentuan yang berlaku.
Kakanwil juga menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Pengawasan dan koordinasi dilakukan secara bersama antara BKN, panitia pusat, dan panitia Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara guna memastikan proses seleksi berjalan secara tertib dan akuntabel.
Pelaksanaan SKD POLTEKPIN Tahun 2026 pada titik lokasi Provinsi Maluku Utara–Kota Ternate berlangsung dengan aman, tertib, transparan, objektif, dan lancar. Dari 2 peserta yang terdaftar pada pelaksanaan hari kedua, seluruhnya hadir mengikuti seleksi dengan tingkat kehadiran 100 persen dan tidak terdapat kendala yang mengganggu jalannya kegiatan.











