oleh

Semangat Hari Pahlawan: Pendidikan dan Pengabdian Jadi Kunci Kemajuan Bangsa

Jakarta-Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan bahwa pendidikan dan pengabdian merupakan bentuk perjuangan masa kini untuk melanjutkan cita-cita para pahlawan, Senin (10/11).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, (Wamendiktisaintek) Stella Christie, menyampaikan bahwa perjuangan tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih.

“Kita harus bersyukur atas perjuangan para pahlawan yang memberi kita kemerdekaan. Namun perjuangan belum selesai, masih banyak belenggu dalam dunia pendidikan yang harus kita pecahkan bersama,” ujar Wamen Stella.

Baca Juga  Filosofi Memuliakan Murid Kunci Utama dalam Aksi Pembelajaran Mendalam

Menurut Wamen Stella, pendidikan menjadi jalan utama menuju kemajuan bangsa karena melalui ilmu pengetahuan dan inovasi, generasi muda dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam bentuk yang relevan dengan zaman. Ia menekankan bahwa setiap langkah kecil dalam dunia pendidikan baik mengajar, meneliti, maupun mengabdi memiliki makna besar bagi kemerdekaan intelektual bangsa.

Baca Juga  Wisuda 702 Taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Menteri AHY: Jangan Pernah Berhenti Belajar

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha mengajak masyarakat untuk memaknai perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi untuk berbuat nyata.

Wamen Giring menyoroti tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran, pengabdian tanpa pamrih, dan pandangan jauh ke depan. Menurut Wamen Giring, perjuangan masa kini tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian.. Semangat ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Baca Juga  Murid Indonesia Raih Enam Medali di Ajang International Junior Science Olympiad (IJSO) 2025

Menutup acara, Menteri Sosial Saifullah menyerukan agar seluruh masyarakat menjaga nyala semangat perjuangan tersebut. 

“Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan para pahlawan tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak, dan berdampak bagi Indonesia,” tutup Menteri Saifullah.

News Feed