oleh

Satgas Yonzipur 5/ABW Kembali Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Shabu di Sei Tekam

Pontianak – 13 Agustus 2024, 2 Paket Shabu dengan berat sekitar 2 Kg kembali digagalkan masuk oleh satgas pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW tidak jauh dari lokasi penyergapan di jalur tikus di wilayah Sei Tekam pada hari sebelumnya ( 11 Agustus 2024 ), yang berhasil menggagalkan penyelundupan shabu seberat 8.4 Kg.

“Pada hari senin sekitar jam 7 pagi hari,laporan masuk dari masyarakat binaan program Radar Embrio Anti Narkoba, bahwasanya di jalur tikus lainnya yang berjarak tidak jauh dari lokasi sergapan semalam, ybs melihat gerak gerik mencurigakan dari orang yang membawa motor dan seperti menyembunyikannya di pinggir sungai,” Ungkap Brigjen Luqman Arief sebagai Dankolakops 121/ABW Kalimantan Barat.

Baca Juga  Perkuat Komitmen, Rutan Bangil Ikuti Arahan Dirjenpas Terkait Percepatan Program Akselerasi Menimpas

Wadansatgas Pamtas Kapt. Czi Joko Mahendro segera mmerintahkan Tim Pos Pamtas Sei Tekam untuk melakukan penyisiran di lokasi yang disebutkan oleh masyarakat tersebut, Tepat Sekitar Jam 10.50, Tim Satgas berhasil menemukan  satu buah sepeda motor jenis honda revo, yang berada tenggelam di sekitar sungai.

Setelah diperiksa, ditemukan 2 paket Shabu dengan berat sekitar 2 Kg didalam bagasi motor tsb, terlihat jenis paket serupa dengan yang digagalkan pada malam sebelumnya.

Baca Juga  BAZNAS Kota Tangerang Targetkan Rp5 Miliar Zakat Fitrah Selama Ramadan 2026

“Dari sini kita bisa analisa awal,terjadinya pergeseran pola atau metode penyelundupan, yang selama ini dalam satu titik diselundupkan shabu dalam jumlah sangat besar di atas 20 Kg, maka sekarang, mereka memecah barang selundupan tersebut di beberapa lokasi yg tidak berjauhan, dengan Quantity Shabu yang di pecah jadi beberapa bagian” Ujar Brigjen Luqman Arief menjelaskan.

Baca Juga  Sri Lila Meukuta Abdurachman, Gelar Kehormatan Adat Ketiga untuk Kasad

Dengan kejadian tsb, Pola penjagaan perbatasan oleh Satgas Pamtas TNI AD akan diterapkan strategi baru yang disesuaikan dengan kondisi terkini.

News Feed