Site icon www.polten.co.id

Ratusan Napi Lapas Cikarang Ikuti Pelaksanaan Peringatan Hari Santri Nasional

Lapas Kelas IIA Cikarang melaksanakan Kegiatan Lomba Santri dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional dilaksanakan dengan dihadiri oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 437 warga binaan.

Kegiatan lomba santri diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperingati Hari Santri Nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat religiusitas, memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam, serta membentuk karakter warga binaan yang berakhlak mulia.

Melalui kegiatan perlombaan, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pengetahuan keagamaan, serta menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki dalam bidang keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, kedisiplinan, sportivitas, dan rasa percaya diri bagi warga binaan.

Kehadiran perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bekasi dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kerohanian di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Cikarang Urip Dharma Yoga mengatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan Lomba Santri ini menjadi salah satu wujud komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta peningkatan kualitas diri warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Terlaksananya kegiatan Lomba Santri dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang dengan melibatkan 437 warga binaan,” ujarnya.

“Ini juga untuk Meningkatnya kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi, memperdalam pengetahuan keagamaan, serta mengamalkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Disisi lain, Terjalinnya sinergi antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi dalam mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian, khususnya di bidang kerohanian Islam serta Menjadikan kegiatan keagamaan dan perlombaan santri sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan guna membentuk warga binaan yang berakhlak mulia, memiliki kepribadian yang lebih baik, serta siap menjalani proses reintegrasi sosial.

Exit mobile version