POLTEN.CO.ID- Lembaga Pemasyarakatan Banjar melaksanakan kegiatan serah terima siswa-siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 4 Kota Banjar yang telah menyelesaikan masa praktik selama enam bulan, pada Rabu (28/01). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi PKL, guru pendamping SMKN 4 Kota Banjar, serta seluruh pegawai Lapas Banjar.
Selama enam bulan pelaksanaan PKL, para siswa memperoleh pengalaman kerja nyata dengan terlibat langsung dalam aktivitas perkantoran dan layanan pemasyarakatan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Melalui pembelajaran berbasis praktik tersebut, siswa dapat menerapkan teori yang diperoleh di bangku sekolah ke dalam situasi kerja yang sesungguhnya, sehingga kompetensi keahlian mereka berkembang secara signifikan.
Selain peningkatan keterampilan teknis, pelaksanaan PKL di Lapas Banjar juga berfokus pada penanaman etos kerja profesional. Para siswa dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, bekerja sesuai prosedur, serta menjunjung tinggi nilai integritas dan kerja sama tim. Proses ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, kemandirian, dan sikap kerja yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja.
Kegiatan serah terima ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Lapas Banjar dan SMKN 4 Kota Banjar dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Melalui program PKL, lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga kesiapan mental, keterampilan, dan pengalaman kerja yang relevan.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, dalam keterangannya menyampaikan bahwa program PKL merupakan bentuk kontribusi Lapas Banjar dalam mendukung dunia pendidikan vokasi dan menyiapkan generasi muda yang siap kerja.
“Melalui kegiatan PKL ini, kami berupaya memberikan pengalaman kerja yang nyata kepada para siswa agar mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lingkungan kerja. Kami berharap pengalaman selama enam bulan ini dapat membentuk karakter, meningkatkan kompetensi keahlian, serta menanamkan etos kerja profesional,” ujar Tutut Prasetyo.
Dengan berakhirnya masa PKL ini, Lapas Banjar berharap pengalaman yang diperoleh para siswa dapat menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja ke depan, sehingga mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan kompetitif.(Red).











