oleh

Panen Raya Jagung di Kopo, DKPP Kabupaten Serang Dukung Swasembada dan Petani yang Mandiri

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo bersama Wakapolres Serang Kabupaten Komisaris Polisi (Kompol) Andri Surya Kurniawan melakukan Gerakan Tanam serta Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di areal pertanian Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo pada Jum’at, 6 Februari 2026.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo berharap kelompok tani yang sudah dibantu selanjutnya agar tetap terus menanam jagung. Oleh karena itu, dari hasil panen disisihkan untuk penanaman berikutnya.

Baca Juga  Puluhan pegawai Kemendikti Saintek menggelar aksi di Kantor Kemendikti Saintek

“Semoga petani kedepan lebih maju dan sejahtera, untuk mendukung swasembada berkelanjutan dan menjadi petani yang mandiri,” ujarnya.

Senada disampaikan Wakapolres Serang Kabupaten Kompol Andri Surya Kurniawan berkenaan dengan Gerakan Tanam serta Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.

“Sangat mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui program swasembada pangan berkelanjutan, yang berdampak untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Hari Nelayan Nasional 2025, HNSI Kota Cilegon Dan Pemkot Cilegon Berikan Apresiasi Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Nelayan

Turut hadir jajaran Polsek Kopo, Sekretaris Camat (Sekmat) Kopo Muhamad Ubaidillah, para penyuluh Kecamatan Kopo, serta sejumlah kepala desa (kades) se Kecamatan Kopo.

Sekadar diketahui untuk luas lahan pertanian jagung dilokasi tersebut seluas 10 hektare untuk gerakan tanam seluas 3 hektare, dan panen seluas 6 hektare dengan menghasilkan 14,4 ton dikalikan 60 persen yakni 8,05 ton pipil kering atau perhektare.

Baca Juga  Sesi Diskusi, Ketua Dewan Pakar PWI Pusat, Dan Hilman Hidayat, Ketua PWI Jawa Barat : Pentingnya Preservasi Jurnalisme Untuk Memperkuat Demokrasi Di Era Digital

Sekmat Kopo Muhamad Ubaidillah mengatakan bahwa butuh dukungan pemerintah pusat maupun daerah guna pengadaan alat pengering jagung (bed dryer).

“Hal ini agar saat memproduksi jagung di Kopo tidak perlu dikeringkan di Cikande,” ujarnya.

News Feed