oleh

PANEN HASIL PERTANIAN WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIA PURWOKERTO DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN

Lapas Kelas IIA Purwokerto kembali melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian Warga Binaan sebagai bagian dari pelaksanaan Program Ketahanan Pangan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Purwokerto dalam mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sekaligus mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan panen dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di area SAE brandgang selatan Lapas Kelas IIA Purwokerto. Panen dilakukan oleh Warga Binaan pekerja bimbingan kerja yang didampingi oleh petugas serta peserta magang. Adapun tanaman yang dipanen berupa kangkung yang sebelumnya dibudidayakan secara mandiri oleh Warga Binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Baca Juga  Asah Kreativitas, Satgas Yonif 310/KK Ajarkan Kerajinan Tangan Dan Mewarnai Pada Anak-Anak Papua

Dari hasil panen tersebut, diperoleh kangkung sebanyak 34,6 kilogram. Seluruh hasil panen dimanfaatkan langsung untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan di dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto, khususnya sebagai menu sayur kangkung pada menu hari ketujuh. Pemanfaatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penyediaan bahan makanan sekaligus menjamin kesegaran bahan pangan yang dikonsumsi.

Baca Juga  Polres Tegal Bantah Kecelakaan Bus Pariwisata Rombongan Tangsel Karena Anak Kecil

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai pembinaan yang sangat penting. “Program ketahanan pangan ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dapur, tetapi juga bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai bekal kemandirian setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkap Aliandra Harahap.

Baca Juga  Kemenhub Himbau Maskapaiterapkan Tarif Kelas Ekonomi Yang Terjangkau Bagi Masyarakat

Ke depan, kegiatan panen hasil pertanian ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya memenuhi target Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yaitu penyerapan hasil panen program ketahanan pangan Warga Binaan sebesar 5 persen oleh penyedia bahan makanan Lapas. Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan pembinaan Warga Binaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan.

News Feed