Cianjur – Dalam rangka memastikan tertib administrasi pengelolaan aset negara serta kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cianjur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penertiban Barang Milik Negara (BMN) Rusak Berat dan Persediaan Rusak/Usang/Hilang (RUH), Sabtu (07/03/2026).
Pada kegiatan tersebut, tim monitoring melakukan pemeriksaan dan verifikasi secara langsung terhadap kondisi fisik Barang Milik Negara (BMN) yang berstatus rusak berat serta persediaan yang termasuk dalam kategori Rusak/Usang/Hilang (RUH) di lingkungan Lapas Kelas IIB Cianjur. Selain itu, dilakukan pula peninjauan terhadap kesesuaian antara pencatatan administrasi BMN dengan kondisi riil di lapangan, termasuk kesesuaian data pada aplikasi pengelolaan BMN.
Tidak hanya itu, tim juga melakukan monitoring terhadap kesiapan sarana dan prasarana keamanan dalam rangka mengantisipasi peningkatan aktivitas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Beberapa sarana yang menjadi fokus pemeriksaan antara lain kondisi pagar pengamanan, sistem CCTV, alat pemadam api ringan (APAR), serta berbagai sarana pendukung keamanan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Monitoring memberikan arahan kepada jajaran Lapas Kelas IIB Cianjur agar segera melakukan langkah-langkah percepatan dalam proses penertiban dan penghapusan BMN yang telah berstatus rusak berat. Upaya tersebut dilakukan melalui pemenuhan kelengkapan dokumen administrasi, pelaksanaan penelitian fisik dan administratif, serta pengajuan usulan penghapusan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Percepatan proses penghapusan BMN ini diharapkan dapat mewujudkan tertib administrasi dalam pengelolaan aset negara, meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan, serta mendukung pengelolaan Barang Milik Negara yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Lapas Kelas IIB Cianjur.











