oleh

Membangun Wawasan Melalui Literasi, Lapas Purwokerto Resmikan Layanan Perpustakaan Keliling

Purwokerto – Lapas Kelas IIA Purwokerto resmi membuka layanan Perpustakaan Keliling pada Kamis, 9 Juli 2026 sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Program ini merupakan wujud sinergi dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui penguatan budaya literasi dan penyediaan akses terhadap berbagai koleksi bahan bacaan.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto beserta jajaran, perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, serta warga binaan. Melalui layanan perpustakaan keliling, warga binaan dapat mengakses berbagai jenis buku, mulai dari pengetahuan umum, keagamaan, keterampilan, motivasi, hingga literatur lainnya yang diharapkan mampu memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat belajar selama menjalani masa pembinaan.

Baca Juga  Kegiatan Panen Ikan Nila Hasil Pembinaan Kemandirian Dan Pelatihan Di Bidang Agribisnis Perikanan Ikan Air Tawar

Layanan Perpustakaan Keliling menjadi salah satu inovasi pembinaan yang bertujuan membangun kebiasaan membaca di lingkungan lapas. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca warga binaan sekaligus menjadi sarana pengembangan kapasitas diri, sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

Antusiasme warga binaan terlihat sejak layanan dibuka dengan memanfaatkan kesempatan untuk membaca dan memilih buku yang diminati. Program ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Purwokerto dalam menghadirkan pembinaan yang edukatif, inovatif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga  Pemkot Cilegon Sampaikan Rancangan KUA PPAS 2027, Pendapatan Ditarget Rp2,03 Triliun

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa literasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Membaca adalah jendela ilmu yang mampu membuka cara pandang dan membentuk karakter seseorang. Melalui layanan Perpustakaan Keliling ini, kami berharap warga binaan semakin gemar membaca, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Aliandra Harahap.

Baca Juga  Pantau Budidaya Gurami, Langkah Progresif Rutan Bangil dalam Wujudkan Ketahanan Pangan

News Feed