oleh

Mahasiswa Untirta Laksanakan Konseling di Lapas Perempuan Tangerang

Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Laksanakan Konseling Kelompok Bertema Personal Growth bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Tangerang. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi langsung pengetahuan dan keterampilan akademik mahasiswa dalam konteks nyata, sekaligus mendukung pendekatan pembinaan yang menekankan pengembangan potensi diri dan kemandirian psikologis warga binaan.

Baca Juga  BEM Seluruh Indonesia Se-Jawa Barat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menolak Undang-Undang (TNI)

Konseling kelompok dilaksanakan dengan melibatkan 13 orang Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai peserta. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memfasilitasi diskusi kelompok secara terstruktur yang berfokus pada pemahaman diri, refleksi pengalaman hidup, pengenalan nilai dan tujuan pribadi, serta upaya mendorong perubahan positif sebagai bagian dari proses personal growth. Kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif, dengan partisipasi aktif dari seluruh peserta.

Baca Juga  Kemenkum Malut Dampingi Pendaftaran Merek ABONQ

Pelaksanaan konseling kelompok ini tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan tugas akhir mahasiswa, tetapi juga memberikan ruang pembelajaran dan refleksi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam memaknai proses pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, Salis Farida selaku Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Tangerang mengharapkan agar Warga Binaan Pemasyarakatan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengembangan diri serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Rencana Revisi UU Hak Cipta, Agnez Mo, Ariel Noah, Armand Maulana dan Musisi Beri Masukan kepada Menteri Hukum

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa Untirta dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung proses pembinaan psikososial yang berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

News Feed