Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto kembali melaksanakan kegiatan pengangkutan plastik pilihan hasil program daur ulang sampah yang diproduksi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (29/07). Kegiatan diawali dengan proses pemilahan sampah oleh warga binaan bersama petugas Seksi Kegiatan Kerja. Sampah kemudian dipilah berdasarkan jenis plastik yang memiliki nilai ekonomis untuk selanjutnya diproses dan dipersiapkan dalam tahap pengangkutan.
Setelah melalui proses pemilahan, plastik pilihan dikumpulkan dan dimuat ke dalam truk pengangkut untuk didistribusikan kepada mitra pengelola. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pengelolaan dan daur ulang sampah yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bernilai guna.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas dalam mengembangkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kebermanfaatan. “Program daur ulang sampah yang kami laksanakan tidak hanya bertujuan mengurangi limbah, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat serta mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Aliandra.
Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto terus berupaya menghadirkan pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak positif. Sinergi antara petugas dan warga binaan dalam setiap proses pengelolaan sampah diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pembinaan kemandirian sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bernilai ekonomis.
(Humas Lapas Purwokerto)

