Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pengiriman produk hasil karya berupa sapu lidi dan sapu lakop. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di CV Hamaki Group Cilacap sebagai mitra kerja dalam pemasaran produk.
Sebanyak 1.350 buah sapu lidi dan 400 buah sapu lakop yang merupakan hasil produksi warga binaan berhasil dikirimkan. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya bersifat pembentukan karakter, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan sehingga mampu menghasilkan barang yang bernilai guna dan ekonomis.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian yang berdampak langsung bagi warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan memiliki keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomis, sehingga dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian yang secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIA Purwokerto. Melalui kerja sama dengan pihak luar, diharapkan hasil karya warga binaan dapat terserap di pasar serta memberikan pengalaman nyata dalam dunia kerja. Seluruh rangkaian kegiatan pengiriman berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Humas Lapas Purwokerto)











