oleh

Lapas Purwokerto Kembali Mengirim 4.000 Sapu Lakop Hasil Karya Warga Binaan ke CV Hamaki Group Cilacap

Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan pengiriman produk hasil karya warga binaan, Rabu, 24 Juni 2026. Sebanyak 4.000 buah sapu lakop berhasil diproduksi dan dikirimkan kepada CV Hamaki Group Cilacap sebagai mitra kerja sama dalam pemasaran produk hasil pembinaan.

Kegiatan pengiriman ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan oleh Lapas Purwokerto. Melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, warga binaan dibekali keterampilan kerja yang produktif sehingga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai guna serta nilai ekonomis di masyarakat.

Baca Juga  Kreativitas dan Inovasi, Rutan Bangil Gelar Kompetisi Ragil Punya Ide Jilid 2

Kerja sama dengan CV Hamaki Group Cilacap menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemasaran hasil karya warga binaan. Selain memberikan manfaat ekonomi, kolaborasi tersebut juga menjadi wujud dukungan terhadap proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program pembinaan kemandirian tersebut. “Pengiriman 4.000 sapu lakop ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Aliandra.

Baca Juga  Sinergi Bapas Jatim–Jateng Perkuat Implementasi KUHP Baru, Bapas Magelang Turut Ambil Peran

Lebih lanjut, Aliandra menegaskan bahwa Lapas Purwokerto akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan warga binaan. “Kami berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan berbagai mitra guna membuka peluang yang lebih luas bagi hasil karya warga binaan. Dengan demikian, program pembinaan tidak hanya memberikan manfaat selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi sarana membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca Juga  Rapat Fasilitasi Penyusunan Perencanaan Pembentukan Peraturan Daerah di Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2024

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed