oleh

Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Teken PKS Bersama 40 Mitra Kerja

Tangerang — Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Mitra Kerja, bertempat di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 40 mitra kerja dari berbagai unsur pemerintahan, BUMN, lembaga pendidikan, serta organisasi sosial dan keagamaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan para mitra merupakan fondasi penting dalam mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, bermakna, dan berdampak nyata. Melalui sinergi lintas sektor, kami berharap warga binaan mendapatkan kesempatan untuk berkembang, berdaya, dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Salis.

Baca Juga  Penguatan Keimanan, Warga Binaan Mualaf Rutan Bangil Perkuat Akidah Melalui Pondok Pesantren Nuruttaubah

Sambutan perwakilan mitra kerja disampaikan oleh Kepala BNNK Kota Tangerang, Josephin Vivick Tjangkung. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan instansi terkait dalam upaya pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.

“BNNK Kota Tangerang mendukung penuh program pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat edukasi, pencegahan, dan pendampingan, sehingga warga binaan memiliki pemahaman dan kesiapan untuk hidup sehat dan produktif setelah menjalani masa pidana,” ungkapnya.

Baca Juga  Bersiap, 102 Kades/Lurah di Malut Ikuti Seleksi Daerah Peacemaker Justice Award

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, M. Ali Syeh Banna, yang menekankan bahwa penguatan jejaring kemitraan merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

“Pemasyarakatan tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi dengan mitra kerja adalah kebutuhan strategis untuk menciptakan sistem pembinaan yang komprehensif. Kami mengapresiasi Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang yang terus membuka ruang kolaborasi demi terwujudnya pemasyarakatan yang berintegritas,” tegasnya.

Memasuki agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh seluruh mitra kerja secara bertahap. Proses penandatanganan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten berlangsung tertib dan lancar hingga menjelang siang hari.

Baca Juga  Lantik Notaris Pengganti, Kamenkum Malut Tekankan Integritas

Sebagai penutup rangkaian acara, hadirin disuguhkan penampilan Solid Ethnic Ensemble Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang berupa rampak bedug dan band warga binaan, yang disambut antusias oleh para tamu undangan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Melalui penandatanganan PKS ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan mitra kerja dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan.

News Feed