Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengiriman hasil karya berupa sapu lidi dan sapu lakop, Senin (30/03). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan keterampilan kerja sekaligus peningkatan nilai ekonomi produk hasil pembinaan.
Sebanyak 1.200 pcs sapu lidi dan 508 pcs sapu lakop dikirim ke CV Hamaki Group Cilacap. Produk tersebut merupakan hasil karya warga binaan yang mengikuti program Bimbingan Kemandirian, sebagai bentuk pembinaan keterampilan yang berkelanjutan dan produktif.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan yang berorientasi pada kemandirian. “Melalui program ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap untuk kembali ke masyarakat secara produktif dengan menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.
Melalui kerja sama dengan pihak CV Hamaki Group Cilacap, diharapkan program pembinaan di Lapas Kelas IIA Purwokerto dapat terus berkembang, membuka peluang pemasaran yang lebih luas, serta memberikan pengalaman kerja yang bermanfaat bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.
(Humas Lapas Purwokerto)











