Site icon www.polten.co.id

Lapas Cikarang Mantapkan Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Program Akselerasi Kemenimipas

13 program akselerasi menteri imigrasi dan pemasyarakatan Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Lapas Cikarang dalam mendukung 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan semangat kolaborasi, komitmen, dan kerja nyata, seluruh jajaran bersama warga binaan terus bergerak untuk mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, produktif, dan berdampak bagi masyarakat.

Memastikan Tidak Ada Peredaran Narkoba Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang
Keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama.

Untuk itu, Lapas Cikarang secara rutin melakukan sidak kamar hunian minimal dua kali seminggu bersama aparat penegak hukum, memastikan tidak ada ruang bagi narkoba Selain itu, tes urine berkala dilaksanakan bagi warga binaan, menjaga agar lingkungan lapas tetap sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Langkah ini menunjukkan bahwa keamanan dan integritas bukan sekadar aturan, tetapi budaya yang dibangun secara konsisten.

Di bidang pertanian, program kangkung berhasil memproduksi sekitar 1.920 kg dalam satu tahun, yang disalurkan ke Dapur Harmoni Lapas Cikarang. Sementara itu, dari peternakan ayam petelur, panen telur mencapai 43.200 butir per tahun, didistribusikan ke tataboga Bimker dan PT. Taci.

Program ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan warga binaan terhadap hasil kerja mereka sendiri, membuktikan bahwa setiap langkah pembinaan memberikan dampak nyata bagi kehidupan mereka dan masyarakat sekitar.

Di bidang program produksi tempe berhasil menghasilkan 30.000 pcs dalam satu tahun, yang disalurkan ke dapur dan tataboga Bimker, dengan 20 warga binaan mengikuti pelatihan. Program bakery memproduksi 75.000 pcs roti setahun, didistribusikan melalui koperasi, juga diikuti 20 warga binaan. Produksi tahu mencapai 9.600 kg, disalurkan ke dapur dan tataboga Bimker, dengan 20 peserta pelatihan. Sementara itu, program tataboga menghasilkan 10.800 pcs nasi rames yang dijual langsung kepada warga binaan.

Melalui berbagai kegiatan ini, Lapas Cikarang tidak hanya menciptakan produk yang bermanfaat, tetapi juga menanamkan keterampilan, kreativitas, dan semangat mandiri bagi setiap warga binaan.

Sepanjang periode ini, sebanyak 1.112 warga binaan memperoleh Remisi Khusus, 983 memperoleh Remisi Umum, dan 1.033 memperoleh Remisi Dasawarsa. Adapun jumlah warga binaan yang bebas tercatat sebagai berikut: 292 orang bebas murni, 268 orang dibebaskan bersyarat, 40 orang mendapatkan cuti bersyarat, dan 87 orang bebas langsung melalui remisi (RU 2). Dan jumlah Narapidana yang dipindahkan berjumlah 132 Orang.

Pendekatan ini memastikan setiap langkah pembinaan bukan sekadar formalitas, tetapi memberikan dampak nyata dalam kehidupan mereka, menyiapkan warga binaan untuk kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian Lapas Cikarang melampaui tembok lapas, menebar manfaat dan harapan bagi banyak orang.

Sepanjang tahun 2025, Lapas Cikarang membuktikan bahwa pembinaan, keamanan, produktivitas, dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan.

Dengan semangat pasti Berdampak, seluruh program ini menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Lapas Cikarang — Membangun Harapan, Mengukir Perubahan.

Exit mobile version