oleh

Lapas Batam Lakukan Penyuluhan dan Skrining Kesehatan WBP

BATAM – Lapas Kelas IIA Batam lakukan penyuluhan dan skrining kesehatan jiwa bagi Warga Binaan, Rabu (24/07). Bertempat di Klinik Pratama Lapas Batam, kegiatan ini berlangsung selama 2 hari diikuti 40 Orang Warga Binaan, kegiatan ini bertujuan mendeteksi risiko gangguan mental, seperti kecemasan, depresi, bipolar, gangguan makan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Baca Juga   Taruna Poltekip Angkatan 55 Kunjungi Lapas Kelas IIA Cikarang dalam Rangka Studi Lapangan Kewirausahaan

Kalapas Batam, Heri Kusrita, mengatakan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Klinik Pratama Lapas Batam dengan dengan Rumah Sakit Badan Pengawasan (RSBP) Batam . Ia menyampaikan skrining awal kesehatan mental secara berkala perlu dilakukan, apalagi bila ada risiko mengalami gangguan mental.

“Risiko ini tidak bisa dianggap remeh karena masalah kesehatan mental yang tidak terdeteksi bisa menyebabkan buruknya kualitas kesehatan, bahkan bisa bunuh diri,” terang Kalapas.

Baca Juga  Komitmen Ciptakan Zero Halinar, Lapas Purwokerto Gelar Razia Hingga Geledah Pengunjung Secara Rutin

Sementara itu, tim Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam, dr. Ratna Istiastuti, Spkj, Mkes, menyebut kesehatan jiwa sangat penting bagi Warga Binaan. Namun, sering kali kita menyepelekan mental seseorang, apalagi Warga Binaan sering dikucilkan oleh masyarakat.
“Jika ada yang terindikasi gangguan jiwa, kami harap dapat segera dilakukan pemeriksaan dan diberikan terapi lanjutan,” pesan dr. Ratna.

Baca Juga  Masyarakat Bangga, Produk Napi Lapas Cikarang Punya Kualitas Yang Bagus, Ini Buktinya

News Feed