oleh

Kreativitas dan Inovasi, Rutan Bangil Gelar Kompetisi Ragil Punya Ide Jilid 2

PASURUAN – Jumat (31/01), Rutan Kelas IIB Bangil Kanwil Ditjenpas Jatim kembali menciptakan gebrakan positif dengan menggelar Kompetisi Pemuda Punya Ide Jilid 2. Kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan ruang bagi petugas Rutan dalam menggali ide kreatif dan inovatif guna meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di dalam Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Bhanad Shofa Kurniawan, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi wujud nyata dari upaya pihak Rutan dalam membuka peluang bagi para petugas untuk berkontribusi lebih aktif dalam pengembangan lembaga. “Kami percaya bahwa setiap petugas memiliki potensi dan ide-ide brilian yang dapat membawa perubahan positif di Rutan ini. Kompetisi Pemuda Punya Ide menjadi platform untuk menggali kreativitas mereka,” ujar Bhanad Shofa Kurniawan.

Baca Juga  Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Ikuti Kegiatan Virtual KORPRI Menyapa ASN dan Doa Bersama

15 Tim telah melahirkan 19 Inovasi, peserta terdiri dari petugas Rutan Kelas IIB Bangil, dengan penuh semangat menyampaikan ide-ide inovatif mereka. Ide-ide tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan keamanan dan pengawasan, program pembinaan bagi narapidana.

Proses kompetisi tidak hanya sebatas ajang lomba, melainkan juga menjadi ajang kolaborasi antarpetugas. Mereka secara aktif berdiskusi, memberikan masukan, dan merancang solusi-solusi yang bersifat progresif. Ini menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan penuh motivasi di Rutan Kelas IIB Bangil.

Baca Juga  Ketahanan Pangan, Rutan Bangil Ikuti Zoom Meeting Penyerahan Bantuan Sosial dan Panen Raya

Pada akhir kompetisi, beberapa ide terpilih akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja keras para petugas. Selain itu, ide-ide terbaik juga akan dievaluasi untuk diimplementasikan di Rutan Kelas IIB Bangil Kanwil Ditjenpas Jatim.

Dengan diadakannya Kompetisi Pemuda Punya Ide, Rutan Bangil berharap dapat mengubah paradigma lembaga pemasyarakatan menjadi tempat yang tidak hanya memberlakukan hukuman, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan rehabilitasi yang penuh inovasi. Inisiatif ini menciptakan atmosfer yang positif dan memberikan kesempatan bagi setiap petugas untuk turut serta berperan dalam menciptakan perubahan yang positif.

Baca Juga  Temui Menteri PU, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ungkap Pentingnya Pelebaran Jalan di Bojonegara-Puloampel

News Feed