oleh

Kreatif, Warga Binaan Rutan Soasio Hasilkan berbagai Kerajinan Tangan

Tidore – Kepala Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara, Andi Taletting Langi, mengungkapkan galeri produk kerajinan tangan warga binaan di Rutan Soasio menjadi bagian dari rehabilitasi dan pemberdayaan di lembaga tersebut, sekaligus menjadi wujud dari upaya untuk mengintegrasikan warga binaan kembali ke masyarakat.

Selain menjadi tempat rehabilitasi, Rutan Soasio juga menjadi pusat pengembangan keterampilan melalui kerajinan tangan. Produk-produk kerajinan yang dipamerkan tersebut mencakup berbagai macam, mulai dari Kursi Bambu, Tas, hingga handicraft, yang menunjukkan kreativitas dan potensi warga binaan di berbagai bidang.

Baca Juga  Program Pemutihan PKB, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Membentuk Karakter Masyarakat Taat Pajak

Andi menekankan bahwa galeri produk kerajinan tangan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memamerkan hasil karya warga binaan, tetapi juga sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi secara positif kepada masyarakat.

Dengan membeli produk-produk dari galeri ini, masyarakat juga turut berperan dalam mendukung program rehabilitasi dan pemberdayaan di Rutan Soasio.

Baca Juga  Kumham DKI Jakarta Hingga Lapas, Rutan dan LPKA se-Jakarta Terima Penghargaan Dari Kwarda Jakarta di Bulan Bhakti Pramuka ke-63

“ini merupakan wujud nyata hasil dari pelayanan yang diterapkan Rutan Soasio. Melalui kemenkumham berdampak, Rutan Soasio menunjukan kreatifitas Warga Binaan dalam mengasah skill mereka sehingga dapat berguna nantinya kedepan,” ucap Andi. Selasa, 15/10/2024).

(Humas, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi)

News Feed