oleh

Ketua PBNU Minta Semua Pihak Tidak Mengeluarkan Pernyataan Yang Berpotensi Memecah Belah TNI

Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, meminta semua pihak khususnya akademisi tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memecah belah TNI. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus membiarkan TNI untuk bekerja.

“Kita butuh tentara yang kuat. Jangan ada narasi yang membenturkan pimpinan tentara. Itu tidak produktif. Kita ingin tentara kuat dan profesional,” kata Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat, 30 September 2022.

Baca Juga  Lapas Kelas I Tangerang Laksanakan Apel Siaga Pengamanan Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024 Serta Ikrar Netralitas Pegawai Pada Pemilu 2024

Gus Fahrur menyampaikan akademisi sebaiknya bekerja sama dengan TNI sehingga TNI menjadi solid, kuat dan profesional, dalam menjaga pertahanan dan keamanan Indonesia.

“Mereka saling bekerja samalah. Semua orang pasti ada nilai positif dan negatifnya. Mari kita saling menguatkan, kita lihat titik persamaannya, jangan titik perbedaannya. Jadi kita saling menguatkan dan saling bantu,” katanya. (Red).

Baca Juga  Tim ZI Rutan Bangil Ikuti Penguatan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan ZI WBK WBBM 

News Feed