Ternate – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut) melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Malut, Selasa (20/05).
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir (BAS), menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus dijadikan momentum bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meneladani semangat kebangkitan nasional dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional patut menjadi inspirasi bagi Aparatur Sipil Negara dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ungkap Argap.
Sementara itu dalam upacara Harkitnas, bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Mia Kusuma Fitriana, dalam amanatnya menyampaikan Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang ditandai dengan lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
“Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut merupakan fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mia menyampaikan bahwa tema Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga dan melindungi generasi penerus demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat.
“Perlu saya sampaikan pentingnya kemandirian bangsa sebagaimana amanat para pendiri negara, bahwa kemajuan bangsa tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh persatuan dan keteguhan seluruh rakyat dalam mewujudkan visi besar bangsa,” tuturnya.
Pada akhir sambutannya, Mia mengajak seluruh peserta upacara menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai sarana meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama dalam pembangunan nasional.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan tinggi pratama, pejabat manajerial, pejabat nonmanajerial, pelaksana, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kanwil Kemenkum Malut.

