oleh

Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah Kunjungi Lapas Purwokerto, Tinjau Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Purwokerto – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto, Senin (3/8). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan.

Dalam kunjungannya, Mardi Santoso meninjau sejumlah program ketahanan pangan yang dikembangkan Lapas Kelas IIA Purwokerto, di antaranya budidaya ikan mujair, ikan gurameh, serta peternakan ayam Elba. Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong produktivitas warga binaan melalui kegiatan yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kakanwil Kemenkum Malut Budi Argap Situngkir Tekankan Kedisiplinan dan Pelayanan Publik

Selain itu, Kakanwil juga meninjau kegiatan Bimbingan Kerja (Bimker) yang menjadi wadah pembinaan kemandirian warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, turut ditinjau berbagai hasil karya warga binaan, seperti matras, sapu, dan produk batik.

Mardi Santoso menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Purwokerto.

“Kami mengapresiasi berbagai program yang telah dilaksanakan Lapas Purwokerto, khususnya dalam pengembangan ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan. Program seperti budidaya ikan, peternakan ayam, serta hasil karya warga binaan melalui Bimbingan Kerja harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat dan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Mardi Santoso.

Baca Juga  Jaga Kebugaran dan Kebersamaan, Lapas Perempuan Tangerang Adakan Senam Jumat Sehat

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi yang ada, baik melalui program ketahanan pangan maupun pembinaan kemandirian. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan sekaligus menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkap Kalapas Kelas IIA Purwokerto.

Baca Juga  Deteksi Dini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Lakukan Sidak Lingkungan Blok Hunian

Melalui penguatan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian, Lapas Kelas IIA Purwokerto terus berupaya mewujudkan pembinaan yang produktif, inovatif, dan berdampak. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi modal untuk hidup mandiri serta produktif saat kembali ke tengah masyarakat.

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed