Ternate – Menjelang pelaksanaan desk evaluasi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Tim Penilai Nasional (TPN), jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara (Kanwil Kemenkum Malut) diminta memperkuat kesiapan di seluruh lini, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan, kebersihan lingkungan kantor, serta kesiapsiagaan petugas pada meja layanan.
Arahan tersebut disampaikan dalam apel pagi jajaran Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara. Dalam apel, jajaran diingatkan bahwa persiapan menuju evaluasi WBBM tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan dokumen, tetapi juga harus tercermin dalam pelaksanaan pelayanan dan kondisi lingkungan kerja sehari-hari.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara (Kakanwil Kemenkum Malut), Budi Argap Situngkir (BAS), menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.
“Kita harus menunjukkan bahwa kualitas pelayanan bukan hanya untuk kepentingan evaluasi, tetapi memang menjadi budaya kerja kita. Pastikan masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Argap Situngkir.
Selain kesiapan pada meja pelayanan, jajaran juga diminta memastikan petugas atau admin yang menangani setiap inovasi layanan Kanwil selalu dalam kondisi siap merespons masyarakat. Admin SI PERAHU, GERCEP YANKI, SI TEMAN, dan INGA-INGA diingatkan untuk selalu standby dan segera menindaklanjuti setiap konsultasi, permohonan, maupun laporan yang masuk melalui masing-masing kanal layanan.
Dalam persiapan tersebut, setiap unit diminta memperhatikan kebersihan dan kerapian kantor, terutama area yang menjadi ruang interaksi langsung dengan masyarakat. Selain itu, petugas pelayanan diharapkan selalu standby di meja pelayanan, sehingga masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan.
Melalui arahan tersebut, Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara terus mematangkan berbagai aspek menghadapi evaluasi desk WBBM oleh TPN. Kesiapan pelayanan, kebersihan dan kerapian kantor, serta kehadiran petugas pada meja layanan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

