oleh

Inspektorat Dorong Akuntabilitas Pengelolaan Aset Kemenkum Malut

Ternate – Inspektur Wilayah (Irwil) II Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum (Kemenkum), Ignatius Purwanto menyerahkan secara simbolis berita acara hasil pemeriksaan pengelolaan aset barang milik negara (BMN) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum Maluku Utara (Malut).

“Itjen mendorong peningkatan kualitas dan akuntabilitas tata kelola pengelolaan aset BMN di lingkungan Kemenkum Malut. Terlebih pasca transisi organisasi perlu didorong kemanfaatan aset mendukung pelaksanaan tugas, dan pelayanan masyarakat,” ujar Purwanto yang juga eks Kakanwil Kemenkum Malut tersebut.

Baca Juga  Idul Fitri Penuh Kehangatan, Kakanwil Ditjenpas Banten Pantau Layanan Kunjungan di Rutan Serang

Plt. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Irwan Kadir menyampaikan apresiasi atas hasil audit Itjen atas pengelolaan BMN Kemenkum Malut. Audit tersebut menjadi sangat penting karena pasca transisi aset milik Kemenkum Malut perlu diidentifikasi kembali keberadaan dan kemanfaatannya.

“Audit ini penting untuk memberikan rekomendasi perbaikan dan penguatan pengelolaan tata kelola BMN. Apalagi tahun depan Kemenkum Malut akan menempati gedung baru yang tengah dibangun,” ujar Irwan saat menerima BA hasil audit.

Baca Juga  Menteri Hak Asasi Manusia : Aspek Kemanusiaan dan Rekonsiliasi Jadi Pertimbangan Presiden Berikan Amnesti

Kakanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir dalam keterangannya mendukung audit pengelolahan aset BMN dari itjen terkait wilayah lingkungan Kemenkum Malut. Pasca transisi Kemenkumham yang menjadi tiga entitas mengakibatkan asset terdistribusi pada Kemenkum, Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

“Audit BMN ini akan memastikan setiap aset digunakan tepat sasaran, sehingga dalam pelayanan bisa dapat tersentuh langsung ke publik,” ujar Argap Situngkir.

Baca Juga  Daftar Wilayah yang Terdampak Banjir di Bekasi

Dirinya berharap hasil audit dapat menjadi rekomendasi peningkatan kualitas tata kelola sehingga keberadaan aset didorong untuk kemanfaatan pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat di Malut.

News Feed