oleh

Hasil Sulam Pita Diolah Menjadi Pouch dan Diserahkan Kembali ke SMKN 3 Tangerang

Pelaksanaan BERBI KREATIF di SMKN 3 Tangerang menghadirkan sesi pelatihan sulam pita menggunakan media kain jeans yang dikerjakan langsung oleh para siswa dengan bimbingan instruktur warga binaan. Seusai pelatihan, seluruh kain jeans yang telah disulam dikumpulkan dan dibawa kembali ke Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang untuk ditindaklanjuti melalui proses pembinaan kemandirian.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Purwokerto Panen Pakcoy Hidroponik, Wujudkan Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Di dalam lapas, hasil sulaman para siswa tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk bernilai guna. Warga binaan yang memiliki keterampilan menjahit mengolah kain sulam pita tersebut menjadi pouch yang rapi dan fungsional. Proses ini tidak hanya menambah nilai estetika karya awal, tetapi juga menciptakan kolaborasi yang saling melengkapi antara kreativitas siswa dan kemampuan teknis warga binaan.

Baca Juga  Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Ikuti Kegiatan Virtual KORPRI Menyapa ASN dan Doa Bersama

Beberapa hari setelahnya, pouch hasil olahan warga binaan diserahkan kembali kepada pihak SMKN 3 Tangerang. Penyerahan ini mendapat apresiasi karena para siswa menerima kembali karya mereka dalam bentuk yang lebih sempurna dan dapat digunakan. Momen tersebut menjadi wujud nyata bahwa pelatihan sederhana dapat berkembang menjadi produk bermanfaat, sekaligus memperkuat hubungan baik antara lembaga pendidikan dan Lapas Perempuan Tangerang.

Baca Juga  Perkuat Reformasi Hukum, Kemenkum Malut Asistensi Pengunggahan Data IRH di Halteng

News Feed