TANGERANG – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kantor Wilayah Banten. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 03 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan secara daring melalui sambungan Aplikasi Zoom Meeting.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani, mendampingi langsung jalannya perlombaan untuk memberikan dukungan moril kepada warga binaan yang menjadi delegasi unit. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasinya terhadap semangat warga binaan.
> “Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, melainkan sarana bagi warga binaan untuk membuktikan bahwa proses hijrah dan perbaikan diri sedang berjalan. Melalui lantunan ayat suci ini, kita berharap nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar meresap ke dalam karakter mereka agar menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Salis Farida Fitriani.
Perwakilan Lapas Perempuan Tangerang membawakan Surah Al-Baqarah ayat 183, sesuai dengan pilihan materi ayat yang telah ditetapkan dalam ketentuan lomba. Penampilan peserta dinilai secara ketat oleh dewan juri berdasarkan beberapa aspek utama:
Tajwid dan Fashohah: Meliputi Makhorijul Huruf, Ahkamul Huruf, dan Sifatul Huruf.
Kualitas Vokal: Mencakup lagu, irama, serta keindahan suara.
Etika: Penilaian pada penghayatan dan Adabul Tilawah
Sesuai ketentuan, setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) orang perwakilan dengan durasi tampil maksimal selama 5 (lima) menit. Peserta tampil anggun mengenakan pakaian muslimah yang sopan dan rapi, sesuai dengan standar tata tertib yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian “Semarak Ramadhan 1447 H” dengan tema “Ramadhan Momentum Hijrah Diri”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menumbuhkan semangat pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan Banten.

